PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK KASGOTCHAR TERHADAP PRODUKSI TIGA VARIETAS KEDELAI (Glycine max L merril)
The Effect of Kasgotchar Fertilizer Use on the Production of Three Soybean Varieties Lisdayani (Glycine max L. merril)
Kata Kunci:
kedelai, pupuk kasgotchar, produksi, varietasAbstrak
Kedelai (Glycine max L. Merrill) merupakan komoditas pangan penting di Indonesia, namun produktivitas nasional masih rendah dan belum mampu memenuhi kebutuhan konsumsi. Upaya peningkatan hasil dapat dilakukan melalui pemilihan varietas unggul serta pemupukan organik ramah lingkungan seperti pupuk kasgotchar, kombinasi kasgot dan biochar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk kasgotchar, varietas kedelai, serta interaksi keduanya terhadap produksi tanaman kedelai. Penelitian dilaksanakan di lahan BMKG Sampali, Deli Serdang, pada April 2025 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor: yaitu Faktor pertama dosis pupuk kasgotchar (K) dimana K0=Kontrol,K1 = 0,5 kg/plot, K2 = 1 kg/plot, K3 = 1,5kg/plot, K4 = 2 kg/plot dan Faktor kedua yaitu tiga varietas (V), V1 = Varietas Dering, V2 = Varietas Devon, V3 = Varietas Derap, dengan dua ulangan. Parameter yang diamati meliputi jumlah polong, dan berat 100 biji kering. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pupuk kasgotchar tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah polong, serta bobot 100 biji. Varietas kedelai tidak pengaruh nyata jumlah polong dan bobot 100 biji dengan varietas Dering dan Devon menunjukkan hasil terbaik pada masing-masing parameter. Interaksi antara varietas dan dosis pupuk kasgotchar tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter. Kesimpulannya, penggunaan pupuk kasgotchar dosis 2 kg/plot dan varietas Devon merupakan perlakuan terbaik, meskipun pengaruh terhadap hasil produksi belum signifikan. Penelitian lebih lanjut disarankan dengan memperluas lokasi, jenis tanah, dan kombinasi pemupukan untuk memperoleh hasil yang lebih konsisten.
